Sidik Jari: Pengertian, Manfaat, dan Jenis-Jenis

Daftar Isi
Sidik jari adalah hasil replikasi tapak jari entah itu secara sadar diambil, dicapkan dengan memakai tinta, ataupun jejak berupa tanda pada objek benda lantaran objek benda tersebut pernah mengalami sentuhan dengan kulit telapak tangan atau kaki.
 
 
Sidik jarik termasuk aspek dalam identitas pribadi bagi seorang individu yang mustahil ada yang sama dengannya. Umumnya hal ini tidak ketahui oleh kebanyakan orang. Karena ciri khas tersebut, sidik jari digunakan oleh lembaga kepolisian untuk melangsungkan penyidikan perkara pidana.

A.    Pengertian Sidik Jari

Berikut ini beberapa pengertian sidik jari menurut para ahli antara lain.
  • Menurut Komarinski, sidik jari adalah sebuah biometrik yang sudah diaplikasikan secara terancang untuk pengenalan selama 100 yang sudah dikuantifikasi, direplikasi dan dikaji secara luas, suatu biometrik yang tidak mengalami perubahan dan cenderung simpel untuk diambil.
  • Menurut Edward Henry, sidik jari adalah desain alami yang khas dan konstan yang muncul sejak lahir dan tidak mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.
  • Menurut Francis Galton, sidik jari adalah struktur alami yang khas dan memberikan keterangan berupa informasi genetik yang diwarisi dari orang tua ke anak.
  • Menurut Juan Vucetich, sidik jari adalah struktur yang istimewa dan bisa dipakai untuk mengenali seseorang dengan keakuratan yang tinggi.
 

B.    Manfaat Sidik Jari

Berikut ini beberapa manfaat sidik jari antara lain.
  • Dengan adanya sidik jari tentunya dapat mencegah lecet sekaligus membuat kulit tidak mudah melepuh.
  • Pada lingkup Forensik, Sidik jari kerap kali dipakai untuk melakukan identifikasi terhadap pelaku kejahatan maupun korban insiden kecelakan.
  • Pada lingkup aplikasi keamanan, sidik jari digunakan dalam sistem pengamanan perbankan maupun sistem keamanan kendaraan khususnya kunci pintu mobil.
  • Dalam bidang medis, sidik jari dapat diaplikasikan untuk mengenali pasien maupun untuk membuat informasi kesehatan elektronik yang tepat. Tindakan ini mampu menunjang pekerja kesehatan dalam memberikan perawatan yang berdaya guna dan sesuai jadwal.
  • Pada lingkup sistem transaksi keuangan, sidik jari kerap kali dipakai sebagai pembayaran yang terjamin keamanannya dan fleksibel. Sejumlah negara sudah mengaplikasikan teknologi sidik jari untuk sistem transaksi keuangan yang memungkinkan pengguna jasa dapat melakukan pembayaran dengan memasukkan sidik jari mereka.
  • Dalam bidang penelitian, sidik jari dipakai sebagai bahan penelitian genetik dalam rangka mengkaji hubungan antara struktur sidik jari dengan unsur genetik dan lingkungan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa menunjang dalam meningkatkan wawasan yang lebih baik mengenai unsur genetik, perkembangan struktur kulit manusia, dan hewan.
 

C.    Jenis-Jenis Sidik Jari

Berikut ini beberapa jenis sidik jari antara lain.

1.    Loops

Loops merupakan pola utama sidik jari yang memungkinkan satu garis maupun lebih tentunya datang dari satu bagian gambaran, miring, menyentuh, dan ada yang melewati jalur bayangan yang ditarik antara delta serta core. Selain itu berhenti atau terlihat berhenti ke arah bagian semula. 

Sidik jari jenis ini kerap kali ditemukan. Loops bisa diidentifikasi yakni terdapat satu atau lebih sentral lingkaran dan garis yang melingkar di sekelilingnya. Struktur dari sidik jari ini umumnya ada di jari telunjuk, jari tengah, maupun jari manis.

2.    Whorls

Whorls merupakan pola utama sidik jari yang memiliki dua delta dan paling sedikit satu garis berbentuk lingkaran pada lingkup pattern area, melintas di depan delta. Bila dilihat whorls memiliki struktur dasar yang hampir sama dengan sidik jari berjenis loops, akan tetapi ada sentral lebih dari satu atau lebih dari dua sentral dan dua atau lebih garis yang berbentuk lingkaran di sekelilingnya. Struktur sidik jari ini umumnya dapat ditemui pada jari kelingking dan adakalanya terdapat di ibu jari maupun jari tengah.

3.    Arches

Arches merupakan pola utama sidik jari yang keseluruhan garis-garisnya muncul dari satu bagian gambaran, mengalir atau terlihat mengalir mengalir ke bagian yang lain dari gambaran terkait dengan muncul gelombang naik dipusatnya. Jenis sidik jari ini umumnya ditemui pada jari telunjuk dan jari tengah. Arches memiliki wujud busur yang melintang di seluruh sidik jari dan tidak memiliki sentral atau garis yang berbentuk lingkaran. Struktur sidik jari arches terbagi menjadi dua klasifikasi yakni busur berjenis ulnas dan busur berjenis radial. Busur berjenis ulnar mempunyai ujung ke arah bagian dari jari manis, adapun busur berjenis radial mempunyai ujung ke arah bagian dari ibu jari.
 
Ketiga jenis sidik jari ini bisa ditemui dalam berbagai macam dan beragam struktur sidik jari juga mampu dipakai untuk mengenali individu secara detail. Adapun, masing-masing individu mempunyai struktur sidik jari yang khas dan tetap, tentunya sidik jari bisa diaplikasikan sebagai instrumen identifikasi yang begitu presisi.
 
Demikian penjelasan tentang sidik jari: pengertian, manfaat, dan jenis-jenis. Semoga bermanfaat untuk semua yang membaca postingan ini.
 
 
Referensi:
 
Utomo, Agung. 2016. Rahasia Kehebatan di Balik Sidik Jari. Derwati Press. Pontianak.